Pahlawan Vokasi SMKN 1 Tapin Selatan Berjuang di LKS Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026: Pembuktian Motto "Datang untuk Terampil, Pulang untuk Berhasil"
Vera Arviska | 07 Juni 2026 | Dibaca 44 kali | DINAS PENDIDIKAN

TAPIN SELATAN, RB — Gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 menjadi ajang pembuktian kualitas dan daya saing bagi para siswa SMK Negeri 1 Tapin Selatan. Sebagai Sekolah Pusat Keunggulan, SMKN 1 Tapin Selatan kembali mengirimkan kontingen teladan untuk bertanding di berbagai bidang keahlian unggulan.

Perjuangan para duta terbaik ini tidak hanya didasari oleh semangat meraih gelar juara, tetapi juga menjadi manifestasi dari motto utama sekolah yang selalu dipegang teguh, yaitu "Datang untuk Terampil, Pulang untuk Berhasil".

Keluarga besar SMKN 1 Tapin Selatan pun menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh seluruh peserta selama kompetisi berlangsung.

Melalui rilis resmi di media sosial @smkn1tapinselatan, sekolah mengapresiasi integritas, sportivitas, serta mentalitas bertanding para siswa yang berjuang mengharumkan nama sekolah dan daerah.

Persiapan matang telah dilakukan jauh sebelum laga dimulai, di mana para peserta melakoni pelatihan intensif dan familiarisasi alat agar dapat tampil maksimal di arena ujian kompetensi.



Pada bidang Graphic Design Technology, SMKN 1 Tapin Selatan diwakili oleh Muhammad Fathurroyyan, siswa kelas XI DKV. Fathurroyyan mempersiapkan diri secara cermat dengan mengusung prinsip kreatif, profesional, fokus, dan berprestasi.

Dalam proses latihannya, Fathurroyyan terus mengasah keahlian merancang logo design, branding, serta komposisi warna digital untuk membuktikan keunggulan bidang keahlian DKV.



Sementara itu, pada bidang lomba IT Network System Administration, wakil tangguh datang dari kelas XI TJKT, Sigit Ari Laksono. Sigit fokus menguasai aspek server, network, connectivity, security, hingga cloud technology.

Dengan ketenangan dan kecermatannya, Sigit Ari Laksono berusaha memberikan konfigurasi terbaik guna membuktikan ketangguhan vokasi teknologi informasi.



Sektor manufaktur dan pengelasan turut diwakili secara gagah oleh Muhammad Zaini dari kelas XI Teknik Pengelasan (TP) pada bidang lomba Welding.

Berbekal prinsip Safety First, Precision, dan Innovation, Muhammad Zaini berlatih keras mengendalikan percikan api dan ketelitian sambungan logam demi standar kualitas tingkat tinggi.



Keahlian di bidang infrastruktur jaringan fisik ditampilkan oleh Rizki, siswa kelas XII TJKT B, yang bertanding pada cabang Information Network Cabling.

Rizki menunjukkan penguasaan alat serta presisi pengkabelan yang mumpuni, selaras dengan narasi besar "Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia" yang diusung oleh sekolah.



Tak ketinggalan, sektor otomotif diwakili oleh Muhammad Luthfi Febyan dari kelas XI TKR A pada bidang lomba Automobile Technology.

Pada tahapan persiapan tanggal 7 Juni 2026, Luthfi mengikuti serangkaian familiarisasi alat dan sistem kendaraan, pemeriksaan kondisi mesin, hingga simulasi uji coba perangkat diagnostik.

Tahapan familiarisasi alat tersebut sangat krusial untuk memastikan setiap peserta mampu beradaptasi dengan spesifikasi teknis dan perangkat kerja modern yang digunakan di tingkat provinsi.

Seluruh proses simulasi yang dilalui oleh peserta menjadi cerminan nyata dari upaya menimba ilmu dan keterampilan selama berada di bangku sekolah.

Penerapan prinsip kerja profesional yang ditunjukkan para siswa di meja uji menjadi bukti sahih bahwa mereka benar-benar "Datang untuk Terampil".

Bagi sekolah, ajang LKS bukan hanya tempat berburu medali, melainkan kawah candradimuka untuk membentuk mentalitas kerja profesional dan daya saing global.

Manajemen SMKN 1 Tapin Selatan mengutarakan bahwa apa pun hasil akhir yang didapat, seluruh peserta telah sukses menjadi teladan nyata dari semangat vokasi: Siap Kerja, Santun, Kreatif, dan Inovatif.

Dukungan moral dan doa terus mengalir dari jajaran guru, staf kependidikan, serta sesama siswa agar kontingen LKS dapat melangkah dengan penuh percaya diri.

Pengalaman bertanding di level provinsi memberikan pelajaran berharga mengenai ketahanan mental, penyelesaian masalah secara cepat, dan kedisiplinan tinggi.

Nilai-nilai pengalaman inilah yang menjadi bekal utama para siswa saat menyelesaikan pendidikan dan melangkah ke dunia kerja industri.

Keberhasilan dalam arti luas tidak hanya diukur dari warna medali, tetapi dari transformasi karakter peserta menjadi lulusan yang mandiri dan berdaya saing.

Ketika kompetisi berakhir dan para siswa kembali ke sekolah, mereka membawa pulang wawasan baru, kematangan kompetensi, serta kebanggaan tersendiri.

Sikap pantang menyerah yang diperlihatkan para peserta menjadi bagian dari pembuktian motto "Pulang untuk Berhasil" yang sesungguhnya.

Semangat berjuangnya diharapkan mampu menginspirasi seluruh adik kelas dan rekan sejawat untuk terus berkarya serta mengukir prestasi di masa depan.

SMKN 1 Tapin Selatan kembali membuktikan peran strategisnya dalam mencetak generasi muda Kalimantan Selatan yang siap membangun negeri melalui keahlian vokasi yang tangguh.

"Bangga Berjuang, Bangga Berkarya, Bangga Menjadi Bagian dari SMKN 1 Tapin Selatan," menjadi gelora penutup yang mematri perjuangan hebat seluruh kontingen LKS 2026.

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin